Kandungan Surat Al Baqarah

KANDUNGAN SURAT AL-BAQARAH (SAPI BETINA)

Surat Al-Baqarah diturunkan di Madinah untuk menjawab berbagai persoalan yang muncul di tempat hijrahnya Nabi saw tersebut. Fakta sejarah membuktikan bahwa Madinah yang ditempati Nabi saw ditempati oleh sebuah masyarakat yang sangat heterogen. Di sana terdapat orang-orang Yahudi, Nashrani, kaum Muslimin yang berasal dari berbagai kabilah, dan sejumlah kecil orang Nashrani, ada pula kaum musyrikin. Di antara kaum Muslimin pun ada yang sudah mantap keimanannya, ada yang belum mantap keimanannya, bahkan terdapat orang-orang munafik.
Dengan demikian, persoalan yang dihadapi Rasulullah saw di Madinah jauh lebih kompleks dibandingkan ketika berada di Makkah, karena menyangkut aspek sosial, ekonomi, politik, budaya, militer, pendidikan, dan sebagainya. Dengan melihat gambaran ini saja, jangan heran apabila QS Al-Baqarah termasuk surat yang sangat kompleks kandungannya karena di dalamnya ”merangkum” semua jawaban atas permasalahan yang dihadapi Nabi Muhammad saw. di Madinah dalam rentang waktu sepuluh tahun.

Surat Al-Baqarah artinya sapi betina, terdiri dari 286 ayat, termasuk kelompok surat Madaniyyah. Nama surat ini terkait dengan penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil. Pokok-pokok kandungan surat ini ialah:

a.      Tiga golongan manusia dalam menghadapi Al-Qur’an, yaitu:
1.      – Golongan mukmin.
2.      – Golongan kafir.
3.      – Golongan munafik.
b.      Keesaan dan kekuasaan Allah
1.      Perintah menyembah Tuhan Yang Maha Esa.
2.      Tantangan kepada kaum musyrikin mengenai Al-Qur’an.
3.      Balasan terhadap orang-orang yang beriman.
4.      Perumpamaan-perumpamaan dalam Al-Qur’an dan hikmah-hikmahnya.
5.      Bukti-bukti kekuasaan Allah.
6.      Penciptaan manusia dan penguasaannya di bumi.
c.       Peringatan kepada Bani Israil
1.      Beberapa perintah dan larangan kepada Bani Israil.
2.      Perincian nikmat Tuhan kepada Bani Israil.
3.      Pahala orang yang beriman.
4.      Pembalasan terhadap Bani Israil yang melanggar perjanjian dengan Tuhan.
5.      Kisah penyembelihan sapi betina.
d.     Keesaan Tuhan yang akhirnya menang
1.      Sekitar perintah kiblat.
2.      Cobaan berat dalam menegakan kebenaran.
3.      Manasik haji.
4.      Laknat terhadap orang-orang yang menyembunyikan ayat-ayat Allah.
5.      Allah yang berkuasa dan menentukan.
6.      Makanan yang halal dan haram.
7.      Pokok-pokok kebaktian.
8.      Qishash dan hikmahnya.
9.      Wasiat dan puasa.
10.  Berjihad dengan jiwa dan harta di jalan Allah.
e.      Beberapa hukum syariat
1.      Orang-orang yang diberi nafkah.
2.      Hukum perang dalam Islam.
3.      Khamar, judi, dan pemeliharaan anak yatim.
4.      Pokok-pokok hokum perkawinan, perceraian, dan penyusuan.
f.        Tantangan rasul-rasul dan kekuasaan Allah
g.      Cara-cara penggunaan harta dan hokum-hukumnya
1.      Menafkahkan harta di jalan Allah.
2.      Hokum riba.
3.      Kesaksian dalam mu’amalah.
4.      Pujian Allah pada orang mukmin dan do’a mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s